Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang – Suluh-Desa.Com – Seorang pria bernama Yanto Kristo Benu (32) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar Wilma Penginapan 1, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelum ditemukan tewas, Yanto diketahui sempat datang ke penginapan bersama seorang perempuan.
Polisi kini masih menyelidiki rangkaian kejadian sebelum Yanto ditemukan meninggal dunia. Identitas perempuan yang disebut bersama korban saat datang ke penginapan juga masih didalami.
Kasatreskrim Polres Kupang AKP Helmi Wildan mengatakan berdasarkan keterangan sementara, Yanto memang datang bersama seorang perempuan saat melakukan pemesanan kamar.
“Dari keterangan sementara, memang dengan teman perempuan yang ikut masuk saat pemesanan kamar,” ujar Wildan saat ditemui di lokasi, Selasa (4/8/2026).
Wildan mengatakan perempuan tersebut belum diketahui identitasnya. Sebab, perempuan itu tidak tercatat dalam daftar tamu yang melakukan check-in di penginapan.
Selain itu, berdasarkan keterangan saksi, perempuan tersebut disebut tidak ikut menginap di kamar yang ditempati Yanto.
“Berdasarkan keterangan saksi tadi, perempuan tersebut tidak menginap dan kami masih dalami,” ungkap Wildan.
Hilang Sejak Sabtu
Sebelum ditemukan meninggal, Yanto sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya.
Yanto terakhir kali berkomunikasi dengan keluarganya pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Saat meninggalkan rumahnya di Jalan Beringin, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Yanto diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah dengan nomor polisi DH 6089 CN.
Setelah komunikasi terakhir tersebut, keluarga tidak lagi mendapatkan kabar dari Yanto. Upaya menghubungi korban juga tidak mendapat respons hingga Minggu (2/8/2026) malam.
Keluarga yang mulai khawatir kemudian melaporkan Yanto hilang ke Polresta Kupang Kota pada Senin (3/8/2026) dini hari.
“Komunikasi terakhir dengan keluarga itu sekitar jam 1 siang hari Sabtu itu,” tutur Wildan.
Namun, pencarian tersebut kemudian berujung pada penemuan Yanto dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kamar penginapan.
Polisi Amankan Sejumlah Barang
Setelah menerima informasi mengenai penemuan korban, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar yang ditempati Yanto.
Sejumlah barang kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Di antaranya sebuah kondom merek Sutra, dompet berisi uang tunai sekitar Rp 1 juta, kartu ATM, sepasang sandal jepit, celana pendek, baju, jaket, sisa air mineral, sisa bungkus roti, dan sikat gigi.
“Jadi beberapa barang bukti ini sudah kami amankan di lokasi. Kemudian jenazahnya masih pemeriksaan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uli Kupang,” terang Wildan.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab kematian Yanto. Hingga saat ini, belum ada kesimpulan mengenai penyebab korban meninggal dunia.
Datang Bersama Perempuan
Salah seorang karyawan Wilma Penginapan 1, Karlos Hambur (21), mengatakan Yanto datang ke penginapan sekitar pukul 14.30 Wita.
Saat itu, Yanto disebut datang bersama seorang perempuan. Namun, perempuan tersebut berada di luar ketika proses check-in berlangsung.
Karlos kemudian mengantar Yanto menuju kamar nomor 4.
“Setelah check-in saya antar ke kamar nomor 4. Jadi perempuan yang dibawa itu wajahnya dan ciri-cirinya tidak terlihat jelas karena tertutup helm dan jaket,” kata Karlos.
Lebih lanjut diugkapkan Karlos bahwa setelah masuk ke kamar, Yanto tidak lagi terlihat beraktivitas di sekitar penginapan. dirinya juga tidak mengetahui apakah korban sempat keluar kamar untuk membeli makanan atau melakukan aktivitas lainnya.
Karlos sendiri mengaku selesai bertugas sekitar pukul 19.30 Wita pada hari tersebut.
“Saya kan lepas piket itu sekitar pukul 19.30 Wita jadi tidak tahu lagi apakah dia sempat keluar atau tidak. Tetapi KTP masih ada dan tadi sudah diamankan,” beber Karlos.
KTP milik Yanto diketahui masih berada di meja resepsionis penginapan hingga korban ditemukan meninggal dunia.
Karyawan Penginapan Kaget
Karlos mengaku baru kembali bertugas pada Senin malam. Dia kemudian terkejut setelah mengetahui Yanto yang sebelumnya datang ke penginapan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Saya kaget karena pengaruh saya juga tidak tahu (tiba-tiba ditemukan sudah meninggal),” pungkas Karlos.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara lengkap peristiwa tersebut. Selain menunggu hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah, polisi juga masih mendalami keberadaan dan identitas perempuan yang disebut datang bersama Yanto sebelum korban ditemukan meninggal dunia.**
