Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Ia menambahkan, hingga saat ini telah dibuka 160 prodi baru yang terdiri dari 128 prodi spesialis dan 32 prodi subspesialis, menjadikan total prodi Pendidikan Profesi Dokter Spesialis (PPDS) menjadi 526. “Pada tahun 2026, jumlah mahasiswa baru PPDS menjadi 8.650 dengan total keseluruhan sekitar 24.000. Kami juga telah berkoordinasi dengan LPDP untuk meningkatkan beasiswa,” ucapnya.
Gubernur NTT menyampaikan bahwa wilayah NTT dengan kondisi geografis yang luas dan tersebar di berbagai pulau menghadapi tantangan tersendiri dalam pelayanan kesehatan spesialis. “Dari 22 rumah sakit tingkat 2 di NTT, hampir semuanya masuk kategori 3T (terpencil, terdepan, terluar). Keterbatasan dokter spesialis seringkali menyebabkan pasien tidak dapat menjalani operasi atau terpaksa mencari pelayanan di luar daerah,” ungkapnya.
Program yang diluncurkan di FK UNDANA meliputi spesialis anak intensif dan spesialis lainnya yang sangat dibutuhkan untuk menekan angka kematian ibu dan anak di NTT. Peluncuran ini juga selaras dengan kerjasama tiga provinsi NTT, NTB, dan Bali yang ditandatangani pada 22 Januari 2026 di Labuan Bajo.
“Sebagai orang yang pernah mengawal pembahasan undang-undang kesehatan, saat menjadi anggota DPR RI saat itu, saya merasa bangga menyaksikan kolaborasi antara rumah sakit dan universitas yang kini terealisasikan. Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah timur Indonesia,” pungkas Gubernur Melki.
