Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kegiatan dijalankan secara hybrid dengan total 60 peserta secara luring dan 20 peserta secara daring, dengan panitia bersama dari PMI NTT dan perwakilan BPBD NTT. Drs. Kanisius H.M. Mau, M.Si, Asisten Satu Sekretariat Daerah Provinsi NTT yang mewakili Gubernur NTT Melki Lakalena, membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi terus berjalan untuk mendukung program pemerintah provinsi, dan kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT. Saat ini, NTT telah mendapatkan apresiasi dengan 80,5 persen penduduk merasa puas atas kinerja meki-Joni sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, berdasarkan survei Voxpol Center Research and Consulting, walupun masih ada beberapa catatan.
Ketu PMI NTT, Ir. Alfridus Bria Seran, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lakalena yang telah memberikan Surat Keputusan (SK) pembentukan Kelompok Kerja AMPD PMI Provinsi NTT pada Juni 2025 lalu. Ia menjelaskan bahwa penguatan kapasitas ini didasarkan pada UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan dan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Lanjutnya, PMI sebagai lembaga kemanusiaan yang mengedepankan tujuh prinsip dasar yaitu kemanusiaan, kesamaan, ketentraman, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan, terus mendukung pemerintah dalam penanggulangan bencana melalui pelayanan kesehatan dan sosial kemasyarakatan, penyediaan pelayanan darah, serta pengembangan organisasi sebagai mitra masyarakat.






