Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kedatangan Rita Wuisan yang dikenal luas sebagai mantan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi NTT dinilai memberikan nilai tambah yang signifikan. Pengalaman panjangnya di jajaran pimpinan birokrasi daerah diyakini akan memperlancar hubungan komunikasi antara Bank NTT dengan instansi pemerintah.
“Kedekatan emosional dan struktural Ibu Rita Wuisan dengan dunia birokrasi tentu akan memperlancar komunikasi bisnis kita. Bagi Bank NTT, pemerintah daerah bukan sekadar mitra kerja, melainkan pemegang saham utama yang harus disinergikan kepentingannya secara seimbang,” ungkap Charlie Paulus.
Ia juga menegaskan bahwa manajemen Bank NTT sangat terbuka terhadap fungsi pengawasan, baik yang berasal dari internal maupun eksternal. Keterbukaan ini penting untuk menjaga transparansi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan milik rakyat NTT ini.
Tancap Gas di Tengah Waktu yang Mepet
Usai pelantikan, Rita Wuisan menyampaikan komitmennya untuk tidak menunda pekerjaan. Mengingat sisa tahun anggaran yang tinggal kurang dari dua bulan, ia menyatakan siap segera bergerak bersama jajaran dewan komisaris lainnya.
“Kami akan segera tancap gas. Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah mengonsolidasikan internal Dewan Komisaris untuk menyusun target-target kerja jangka pendek yang realistis namun berdampak nyata,” ujar Rita Wuisan dengan semangat.






