Kinerja Perbankan Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global: Kredit Tumbuh 9,49 Persen, Kredit UMKM Kembali Positif

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Rincian pertumbuhan kredit sebesar Rp750,64 triliun atau 9,49 persen tersebut, ternyata paling banyak terserap pada sektor Konstruksi yang tumbuh sangat tinggi hingga 46,67 persen dengan nilai tambah kredit mencapai Rp181,98 triliun. Posisi kedua ditempati oleh sektor Rumah Tangga yang tumbuh 5,56 persen (Rp103,83 triliun), disusul sektor Industri Pengolahan yang naik 7,96 persen (Rp97,62 triliun).

Jika dilihat berdasarkan jenis penggunaannya, Kredit Investasi (KI) menjadi yang paling tinggi pertumbuhannya, yakni naik 20,85 persen. Diikuti oleh Kredit Konsumsi (KK) yang tumbuh 5,88 persen, dan Kredit Modal Kerja (KMK) yang naik 4,38 persen. Sementara berdasarkan kategori debitur, Kredit Korporasi tumbuh signifikan sebesar 14,88 persen, sedangkan Kredit UMKM mulai bangkit kembali mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 0,12 persen.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Kredit UMKM Kembali Tumbuh Positif, Bukti Efektivitas Regulasi Baru

Fokus utama kebijakan OJK dan Pemerintah saat ini adalah memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Dian Ediana Rae menegaskan bahwa upaya terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan sektor ini guna mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satu terobosan penting yang telah diterbitkan adalah Peraturan OJK (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan bagi UMKM.

Pos terkait