Kinerja Perbankan Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global: Kredit Tumbuh 9,49 Persen, Kredit UMKM Kembali Positif

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Regulasi baru ini selaras dengan visi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja, mempercepat pemerataan ekonomi, dan memberantas kemiskinan. Melalui aturan ini, OJK mewajibkan sekaligus mendorong perbankan untuk memberikan layanan pembiayaan yang memenuhi prinsip mudah, tepat, cepat, murah, dan inklusif bagi para pelaku usaha mikro dan kecil.

“Kabar baiknya, kredit UMKM sudah menunjukkan indikasi perbaikan yang nyata. Setelah sempat mengalami kontraksi atau penurunan, pada Maret 2026 kredit UMKM kembali mencatatkan pertumbuhan positif. Nilai kredit UMKM saat ini mencapai Rp1.498,64 triliun dengan pertumbuhan 0,12 persen secara tahunan,” jelas Dian.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Angka ini merupakan perbaikan yang sangat berarti jika dibandingkan dengan posisi Februari 2026 yang masih terkontraksi sebesar 0,56 persen. Di tengah tekanan daya beli masyarakat dan dinamika ekonomi yang beragam, kualitas kredit UMKM juga tetap terjaga aman dengan rasio NPL sebesar 4,60 persen.

Pertumbuhan kredit UMKM ini ditopang oleh kinerja kredit Mikro yang tumbuh 0,20 persen dan kredit Menengah yang naik 0,90 persen, meskipun kredit kategori Kecil masih tercatat turun 0,49 persen. Berdasarkan sektor usaha, penyaluran kredit UMKM paling banyak tumbuh di sektor Aktivitas Keuangan dan Asuransi yang melonjak 65,40 persen (Rp8,10 triliun), diikuti sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan naik 4,20 persen (Rp11,91 triliun), serta sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tumbuh 3,50 persen (Rp2,53 triliun).

Pos terkait