Perbankan Syariah Indonesia Tumbuh Solid 10,49 Persen: Aset Tembus Rp1.061 Triliun

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Jakarta, Suluh-Desa.com –  Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan kinerja yang mengesankan dengan pertumbuhan yang solid, tangguh (resilien), dan berkelanjutan. Laju pertumbuhan ini ditopang oleh semakin membaiknya fungsi intermediasi keuangan serta tingginya kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan dan produk berbasis syariah. Hal ini disampaikan secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pemaparan kinerja terbarunya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa hingga posisi Maret 2026, industri perbankan syariah berhasil mencatatkan pertumbuhan aset dua digit, yakni sebesar 10,49 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Secara nilai, total aset yang dikelola telah menembus angka Rp1.061,61 triliun, menandakan semakin besarnya skala dan peran industri ini dalam peta keuangan nasional.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Sejalan dengan pertumbuhan aset, fungsi utama perbankan sebagai penyalur dana juga berjalan sangat baik. Pembiayaan yang disalurkan perbankan syariah tumbuh sebesar 9,82 persen yoy menjadi Rp716,40 triliun. Angka pertumbuhan ini tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional secara umum. Pertumbuhan pembiayaan yang ekspansif ini didukung kuat oleh penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang juga tumbuh signifikan mencapai 11,14 persen yoy, atau setara dengan Rp811,76 triliun.

Pos terkait