Kisah Frans Mado, Putra Asli Nagekeo di Australia: Hadirkan Dokter Negeri Kanguru demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

| Editor: Wanster Buu
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo M Sada, Saat menemui dokter asal Australia, di Hotel Pepita Mbay, Rabu (20/05).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Nagekeo, Suluh-Desa.com – Sebuah kisah kepedulian dan cinta tanah air kembali terukir indah dari tangan seorang putra daerah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Jauh di perantauan, tepatnya di Australia, Frans Mado tidak pernah melupakan kampung halamannya. Mendengar dan mengetahui kondisi di daerah asalnya yang masih sering menghadapi persoalan serius di bidang kesehatan, khususnya tingginya angka kematian ibu dan anak yang disebabkan oleh keterbatasan tenaga medis dan dokter, hati Frans pun tergerak. Ia bertekad melakukan sesuatu yang nyata demi perubahan bagi Nagekeo.

Bermodalkan jaringan pertemanan dan hubungan baik yang telah ia bangun selama menetap dan bekerja di Australia, Frans Mado bersama istrinya berinisiatif mengajak sejumlah tenaga medis profesional asal Australia untuk turut berkontribusi nyata membangun Kabupaten Nagekeo. Fokus utama dari kolaborasi kemanusiaan ini adalah mencari solusi dan melakukan langkah-langkah strategis guna menekan angka kematian ibu dan anak yang selama ini menjadi tantangan besar bagi dunia kesehatan di kabupaten tersebut.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Usaha keras dan komunikasi intensif yang dilakukan Frans Mado dan istri akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Pada hari ini Rabu, 20 Mei 2026, rombongan dokter-dokter asal Australia telah bertemu dan melakukan pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Rombongan tamu istimewa ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo M. Sada, di Hotel Pepita, Mbay.

Pos terkait