Perbankan Syariah Indonesia Tumbuh Solid 10,49 Persen: Aset Tembus Rp1.061 Triliun

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Kemajuan pengembangan produk ini juga ditandai dengan keberhasilan implementasi produk inovatif. Salah satunya adalah produk Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) yang kini telah berjalan di 9 Bank Umum Syariah, 3 Unit Usaha Syariah, dan 9 BPR Syariah. Total nilai proyek yang dibiayai dari dana wakaf ini mencapai Rp907,73 juta, dengan total penghimpunan dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp22,76 miliar. Selain itu, produk Shariah Restricted Investment Account (SRIA) juga telah diuji coba dan diimplementasikan oleh 1 BUS dan 1 UUS dengan nilai percontohan mencapai Rp1,35 triliun.

Sinergi Ekosistem dan Dukungan Ekonomi Daerah

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Pengembangan perbankan syariah tidak berjalan sendiri, melainkan melalui sinergi erat dengan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. OJK pun secara aktif berkolaborasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Berbagai kegiatan strategis telah digelar, seperti Workshop Peran Perbankan Syariah terhadap Perekonomian Daerah di Banda Aceh (Oktober 2024), dan Workshop Sinergi Perbankan Syariah dalam rangka Perluasan Akses Layanan di Surabaya (November 2025). Kolaborasi ini bertujuan agar manfaat keuangan syariah dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

Pos terkait