Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Seluruh sisa hasil pembagian kemudian disalurkan kepada warga yang berada di lingkaran kedua dan ketiga, yang mencakup tetangga yang tinggal diseputaran masjid, kerabat, dan kenalan. Selain pembagian kepada jemaah dan warga lingkungan, panitia juga secara khusus menyisihkan sebagian besar bagian untuk disalurkan secara langsung kepada kelompok fakir miskin, janda, anak yatim, serta kelompok masyarakat kurang mampu lainnya, baik yang berdomisili di lingkungan masjid maupun wilayah sekitarnya.
“Pada hakikatnya, daging kurban yang kita bagi-bagikan ini bukan sekadar makanan biasa, melainkan simbol keterikatan hati, rasa kemanusiaan, dan bukti kepekaan kita sebagai sesama manusia untuk selalu berbagi rezeki dan kebahagiaan. Melalui ibadah kurban ini, kita diajarkan untuk tidak hanya memikirkan kebutuhan diri sendiri dan keluarga, tetapi menyadari bahwa ada saudara-saudara kita yang juga berhak menikmati rezeki dan merasakan kebahagiaan di hari raya yang mulia ini,” tegas Dr. Prio Santoso.
Suasana pelaksanaan penyembelihan berlangsung dengan sukacita sambil dilantunkan puji-pujian, bacaan doa, serta kalimat-kalimat pengagungan kepada Allah SWT yang dilantunkan bersahutan oleh para pengurus, sukarelawan dan warga yang hadir. Hal ini dilakukan guna memberikan semangat dan kekuatan bagi mereka yang bekerja mengurus proses penyembelihan hingga pemotongan dan pengolahan, sekaligus menjadi wujud rasa syukur yang mendalam serta upaya membesarkan nama Tuhan dalam setiap langkah pekerjaan yang dilakukan.






