Masjid Darul Hijrah BTN Kolhua Sembelih 68 Hewan Kurban di Hari Idul Adha, Satu Ekor Sapi Bantuan Pemerintah Kota Kupang

| Editor: Wanster Buu
Ketua Panitia masjid darul hijrah, Muhammad Kasim didampingi ketua yayasan masjid darul hijrah Madani, Dr. Prio Santoso saat memantau proses pemotongan hewan kurban di masjid darul hijrah BTN, Rabu (27/05).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Kupang, Suluh-Desa.com – Semarak perayaan Hari Raya Idul Adha kembali terasa di kawasan BTN Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Pada Rabu, 27 Mei 2026, Masjid Darul Hijrah menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban digelar secara serentak dan tertib. Sebanyak 68 ekor hewan terdiri dari sapi dan kambing disiapkan untuk dikurbankan, di mana salah satu ekor sapi di antaranya merupakan sumbangan resmi yang disalurkan langsung oleh Pemerintah Kota Kupang, sebagai wujud dukungan dan kepedulian terhadap kegiatan keagamaan serta kesejahteraan masyarakat luas.

Kegiatan sakral dan penuh makna ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Kasim, dan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan. Dalam pelaksanaannya, Muhammad Kasim didampingi oleh Ketua Yayasan Masjid Darul Hijrah Madani, Dr. Prio Santoso, beserta seluruh jajaran pengurus masjid, para pengurus yayasan, serta puluhan orang sukarelawan yang bahu-membahu memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai aturan syariat dan peraturan yang berlaku.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Dalam penjelasannya kepada awak media, Muhammad Kasim memaparkan rincian lengkap mengenai jumlah dan jenis hewan yang telah dikumpulkan atas partisipasi para umat dan dermawan. “Secara keseluruhan, ada sebanyak 68 ekor hewan yang dikurbankan tahun ini. Rinciannya terdiri dari 33 ekor sapi dan 35 ekor kambing. Seluruh hewan tersebut telah diperiksa kesehatannya dan memenuhi syarat ketentuan syariah maupun kesehatan hewan sebelum diserahkan ke panitia. Proses penyembelihannya sendiri kami rencanakan berlangsung selama dua hari berturut-turut agar seluruh rangkaian pekerjaan dapat dilakukan dengan hati-hati, benar, dan tidak terburu-buru, serta pembagian daging dapat segera dilaksanakan tepat waktu,” jelas Muhammad Kasim.

Pos terkait