Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai yang dipelajari ketangguhan, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian tidak boleh selesai begitu saja saat pesta penutup jambore selesai. “Mungkin kalian pulang membawa rasa lelah luar biasa, ada yang mungkin sempat kurang sehat. Tapi saya yakin hati kalian makin kuat, mental makin kokoh, wawasan makin luas. Jangan biarkan semua itu berhenti di lokasi jambore saja. Bawa terus sifat-sifat baik itu ke sekolah, ke rumah, ke lingkungan tempat kalian tinggal,” pesannya tegas namun lembut.
Ia pun memuji sikap seluruh kontingen yang selama berada jauh dari rumah tetap menjaga nama baik Kota Kupang dengan sikap tertib, sopan, dan bertanggung jawab menjadi wajah terindah daerah ini di mata orang lain.
Dalam kesempatan penuh haru itu pula, dr. Christian Widodo mengajak seluruh yang hadir sejenak mengenang jasa besar almarhum Peter Manuk, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur yang telah berpulang selamanya. “Jabatan ada batasnya, usia ada batasnya, namun keteladanan dan kebaikan yang ditinggalkan tidak pernah mati. Mari kita lanjutkan semangat yang beliau wariskan demi masa depan generasi muda kita,” ajaknya.
Masa Depan Pramuka Kupang: Memperbaiki Sarana demi Manfaat Lebih Luas






