Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
PLN juga menekankan bahwa pembangunan jaringan ini dirancang dengan menerapkan standar keselamatan yang ketat, baik standar nasional maupun internasional. Jaringan yang dibangun menggunakan tegangan 150 kilovolt dengan ketentuan jarak aman atau ruang bebas yang telah diatur sedemikian rupa demi melindungi keselamatan masyarakat.
“Standar yang kami terapkan bukan hanya untuk kekuatan bangunan, tetapi utamanya untuk keamanan. Untuk tegangan 150 kV ini sudah dihitung jarak amannya secara ketat. Di lokasi Belo ini, menara yang dibangun akan memiliki ketinggian sekitar 30 meter, sehingga aktivitas warga di sekitarnya tetap aman dan tidak terganggu,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa bangunan yang berada di sisi kanan dan kiri jalur tetap dapat difungsikan sebagaimana mestinya selama mematuhi ketentuan teknis yang berlaku.
Lebih jauh dijelaskan, proyek SUTT Penaf-Naibonat memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Timor. Jaringan ini berfungsi menyalurkan dan menstabilkan pasokan listrik, termasuk menyalurkan daya yang dihasilkan oleh PLTU Timor 1 agar dapat terdistribusi secara merata dan aman.
“Secara teknis, proyek ini sangat vital untuk menjaga kestabilan listrik di NTT. Tanpa penguatan jaringan ini, keandalan pasokan listrik akan terganggu dan menghambat pertumbuhan ekonomi daerah. Itulah sebabnya pembangunan ini ditetapkan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional,” paparnya.
