Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Ucapan terima kasih yang tulus juga disampaikan oleh perwakilan warga Desa Lengkosambi Utara, Petrus Poso. Dengan nada haru, Petrus menceritakan kondisi yang dialami warganya pasca gempa.
“Kami ini tinggal di dekat sumber gempa saat itu. Kebanyakan rumah tinggal kami rusak. Kami selama ini berusaha berjuang sendiri. Namun, kami ternyata tidak sendiri. Ada FPK yang mau memperhatikan kami dan berbagi bantuan untuk kami. Kami tidak bisa membalas kebaikan FPK dan seluruh pengurusnya. Kami hanya bisa berdoa, semoga Tuhan selalu memberkati semua usaha dan perjuangan FPK NTT,” ucap Petrus di hadapan tim penyalur bantuan.
Perlu diketahui, gempa bumi berkekuatan yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 lalu menyisakan dampak yang masih dirasakan hingga saat ini. Wilayah Kecamatan Riung, khususnya Desa Lengkosambi Utara dan Kelurahan Benteng Tengah, merupakan daerah yang terdampak cukup besar karena jaraknya yang berdekatan dengan episentrum gempa di Mbay–Nagekeo. Cukup banyak warga yang mengalami kerusakan pada tempat tinggalnya, sehingga sebagian harus tinggal sementara di posko pengungsian maupun mengungsi secara mandiri di sekitar tempat tinggal mereka.
Dengan adanya penyaluran bantuan ini, FPK Provinsi NTT berharap dapat meringankan beban warga sekaligus menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian antar sesama tetap menjadi kekuatan utama masyarakat NTT dalam menghadapi masa sulit. Semangat kebersamaan inilah yang terus dijunjung tinggi oleh FPK sebagai wadah pembauran kebangsaan di wilayah Nusa Tenggara Timur.**






