Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Dalam sambutannya, Juventus Tukung menekankan bahwa pepatah kuno tersebut menjadi landasan semangat mengapa pemuda NTT tidak boleh menutup mata terhadap kemajuan zaman. Di era di mana generasi muda sangat melek teknologi, kata dia, kita dituntut untuk mampu memanfaatkan berbagai platform digital mulai dari TikTok, YouTube, Instagram, hingga media sosial lainnya bukan hanya untuk hiburan semata, melainkan diubah menjadi ruang yang membawa manfaat luas bagi sesama dan kemajuan daerah .
“Media sosial dan teknologi bukanlah musuh, melainkan senjata jika kita pandai menggunakannya. Kita tidak boleh anti-teknologi, tetapi kita juga tidak boleh larut tanpa arah. Pilihan ada di tangan kita: menjadi pengguna pasif, atau menjadi penggerak yang membawa perubahan lewat teknologi ini,” tegas Juventus di hadapan ratusan peserta .

Sementara itu, Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, program ini sangat selaras dengan visi GAMKI untuk melahirkan pemuda yang tidak hanya kuat iman dan akhlaknya, tetapi juga memiliki wawasan luas serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan, khususnya dalam mempercepat pembangunan di pelosok desa-desa NTT .





