WAKIL MENTERI TRANSMIGRASI: GAPKI JADI JEMBATAN PENGUSAHA DAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN KOMODITAS SAWIT

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

“Nilai ekonomi dari komoditas sawit yang tinggi inilah yang membuat sebagian petani yang awalnya mengelola komoditas pertanian lainnya akhirnya beralih menjadi petani sawit. Menurut pengakuan mereka, komoditas sawit lebih memberikan keuntungan dan hasil yang lebih baik,” jelasnya.

Sebagai mantan Anggota Komisi IV DPR, ia menekankan bahwa kelapa sawit merupakan salah satu komoditas ekspor andalan yang memberikan sumbangan devisa terbesar bagi negara di luar sektor minyak dan gas bumi. Ia menegaskan bahwa GAPKI memiliki peran yang sangat penting sebagai jembatan komunikasi antara pengurus dan seluruh anggota organisasi dengan pemerintah.

“Komoditas sawit adalah kekayaan terbesar yang dimiliki Indonesia. Oleh karena itu, sangat disesalkan jika komoditas ini dikelola dengan cara yang tidak tepat atau diambil kebijakan yang salah. Hal semacam ini tidak boleh terjadi,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa segala kebijakan dan pengelolaan harus dikomunikasikan dengan baik, sehingga komoditas sawit dapat memberikan keuntungan yang maksimal bagi para pelaku usaha, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh petani dan masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Untuk mendorong pengembangan komoditas ini ke arah yang lebih baik, Viva Yoga menekankan perlunya melakukan peremajaan perkebunan ketika tanaman telah mencapai usia yang tepat, serta terus melakukan penelitian dan pengembangan inovasi dalam pengelolaan perkebunan, pengolahan produk dan turunannya, hingga perluasan pasar baik di dalam maupun luar negeri.

Pos terkait