Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Menutup Celah Defisit Dokter Gigi di NTT
Pengajuan prodi Kedokteran Gigi menjadi perhatian khusus mengingat rasio dokter gigi terhadap jumlah penduduk di NTT masih jauh dari ideal. Dengan adanya prodi ini di bawah payung Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH), Undana berharap dapat mencetak putra-putri daerah menjadi dokter gigi yang siap mengabdi di puskesmas-puskesmas terpencil.
Selain sarana fisik, Undana juga telah menyiapkan dokumen kurikulum yang adaptif terhadap karakteristik penyakit masyarakat di wilayah kepulauan. Hal ini dilakukan agar lulusan nantinya memiliki ketangguhan klinis yang relevan dengan kondisi lapangan di NTT.
Tahapan Verifikasi dan Harapan Publik
Proses pengajuan kini memasuki tahap verifikasi dokumen dan lapangan oleh tim asesor Ditjen Dikti. Pihak universitas berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan berdasarkan catatan yang diberikan oleh kementerian selama masa peninjauan.
“Kami tidak ingin sekadar membuka prodi baru, tetapi kami ingin membangun pusat pendidikan kesehatan yang bermutu. Dukungan fasilitas yang memadai adalah harga mati untuk menjaga keselamatan pasien di masa depan melalui tangan-tangan lulusan kami,” tambah Prof. Annytha optimis.






