Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang, Suluh-Desa.com – Universitas Nusa Cendana (Undana) tengah menempuh tahapan krusial untuk memperluas kontribusi di sektor pengembangan sumber daya manusia. Universitas ini mengajukan empat program studi (prodi) baru ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dengan fokus utama memenuhi standar fasilitas yang ketat, terutama untuk prodi bidang kesehatan guna menjamin kualitas lulusan medis di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keempat prodi yang diusulkan adalah S1 Kedokteran Gigi, S1 Keperawatan, Pendidikan Profesi Apoteker, dan Pendidikan Profesi Notaris. Langkah ekspansi ini menjadi jawaban strategis Undana atas tingginya kebutuhan tenaga kerja profesional di berbagai pelosok daerah.
Fasilitas Laboratorium dan Standar Klinis Menjadi Prioritas
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I R Detha, M.Si., menegaskan bahwa pembukaan prodi Kedokteran Gigi dan Keperawatan tidak semudah prodi di bidang sosial atau humaniora. Dibutuhkan investasi besar pada infrastruktur laboratorium dan peralatan medis yang sesuai dengan standar nasional pendidikan kedokteran.
“Kami menyadari bahwa Kedokteran Gigi dan Keperawatan memerlukan fasilitas dengan standar yang sangat ketat. Saat ini, tim kami sedang bekerja keras memastikan seluruh instrumen, mulai dari ruang praktik hingga ketersediaan tenaga pengajar spesialis, memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan oleh pemerintah dan konsil kedokteran,” ujar Prof. Annytha di sela-sela kegiatan penandatanganan MoU Undana dan YKPAI di Harper Hotel, Jumat (6/3).





