Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Flores Timur, Suluh-Desa.com – Suara Mars Komisi Informasi karya Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny, berkumandang untuk pertama kalinya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Lagu ini dilantunkan dalam pembukaan kegiatan Sosialisasi, Edukasi, dan Advokasi Keterbukaan Informasi Publik yang digelar di Aula Kantor Bupati Flores Timur, Kamis (9/4/2026).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, S.Fil.. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam menyiapkan jenis-jenis informasi publik sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
Ia menekankan bahwa pengelolaan negara harus berjalan dengan transparan dan akuntabel. Keterbukaan ini penting untuk menghilangkan prasangka atau apriori negatif dari masyarakat serta melibatkan publik secara aktif dalam proses pembangunan.
Tiga Filter Informasi ala Socrates
Sebagai pesan moral kepada seluruh jajaran PPID, Wakil Bupati mengutip filosofi Socrates terkait penyampaian informasi. Ia menekankan bahwa setiap informasi yang didokumentasikan harus melewati tiga tahapan penyaringan (triple test):
1. Benar: Informasi harus melalui proses verifikasi agar valid dan akurat.
2. Baik: Informasi tersebut harus bertujuan demi kebaikan umum dan tidak merugikan pihak manapun.
3. Berguna: Informasi yang dimuat di website badan publik harus memiliki manfaat nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.





