Bawaslu Kota Kupang dan Pemuda Katolik Dorong Orang Muda Berani Awasi Demokrasi

Foto Bersama Jajaran Bawaslu Kota Kupang bersama pengurus dan anggota Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang usai kegiatan Pendidikan Politik bagi Orang Muda, Sabtu (3/10).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

“Kalau masyarakat menemukan dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan pemilu, masyarakat harus tahu apa yang harus dilakukan dan ke mana dugaan pelanggaran tersebut dilaporkan. Orang muda harus menjadi bagian dari pengawasan itu,” tegasnya.

Selain memahami bentuk pelanggaran, Yunior mengingatkan orang muda agar tidak menjadi bagian dari penyebaran informasi yang dapat merusak kualitas demokrasi.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Bawaslu Kota Kupang dan Pemuda Katolik Komisariat cabang Kota Kupang

“Di tengah derasnya arus informasi, orang muda harus kritis. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya dan jangan ikut menyebarkan informasi yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa literasi politik harus berjalan beriringan dengan kesadaran untuk menjaga integritas demokrasi.

“Pengawasan partisipatif membutuhkan masyarakat yang memiliki pengetahuan, kepedulian dan keberanian untuk menyampaikan ketika menemukan dugaan pelanggaran,” kata Yunior.

Kolaborasi antara Bawaslu Kota Kupang dan Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak.

Pos terkait