Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Sementara itu, Liquidity Coverage Ratio (LCR) mencapai 182,75 persen, menunjukkan kapasitas likuiditas perbankan yang masih kuat dalam menghadapi potensi tekanan jangka pendek.
Dari sisi kualitas aset, kondisi kredit juga mengalami perbaikan. Rasio kredit bermasalah atau NPL gross turun menjadi 2,09 persen dari 2,17 persen pada Mei 2026. NPL net juga membaik menjadi 0,82 persen.
Ketahanan permodalan perbankan tetap solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,70 persen, yang memberikan ruang penyangga terhadap potensi risiko sekaligus menopang ekspansi kredit.
Pasar Modal Mulai Mendapatkan Momentum
Perkembangan positif juga terlihat pada pasar modal. Pada Juli 2026, IHSG ditutup menguat 10,51 persen secara bulanan menjadi 6.236,13.
Perbaikan tersebut juga diikuti perubahan arus modal investor asing. Setelah mengalami tekanan jual pada periode sebelumnya, pasar saham domestik pada Juli 2026 mencatat net buy investor asing sebesar Rp1,62 triliun.
Pertumbuhan basis investor juga terus berlanjut, menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam pasar modal.
Risiko Konsumen dan Keuangan Ilegal Tetap Menjadi Perhatian
Di tengah penguatan sektor keuangan, OJK tetap menghadapi tantangan dalam aspek pelindungan konsumen dan pemberantasan aktivitas keuangan ilegal.






