Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Gubernur Melkiades Laka Lena, yang juga bertindak sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), menyampaikan bahwa kelengkapan struktur organisasi, baik di tingkat direksi maupun dewan komisaris, merupakan modal dasar yang sangat penting bagi Bank NTT. Hal ini bukan sekadar pemenuhan persyaratan administratif, melainkan pondasi agar bank daerah ini dapat semakin meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan daerah, memperbaiki kualitas pelayanan publik, dan turut memperbesar pendapatan asli daerah (PAD).
“Bank NTT tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata. Bank ini harus ikut mengambil bagian nyata dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, serta mendorong kegiatan ekonomi yang produktif di seluruh pelosok wilayah NTT,” tegas Gubernur Laka Lena dalam sambutannya.
Lebih jauh, Gubernur menekankan pentingnya prinsip kemandirian pengawasan, transparansi, akuntabilitas, serta penguatan manajemen risiko di setiap langkah kebijakan yang diambil. Keberadaan komisaris independen diharapkan dapat menjamin bahwa pengelolaan bank berjalan secara profesional, objektif, dan bebas dari segala bentuk benturan kepentingan.
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, dalam keterangannya kepada awak media menyambut baik pelantikan ini. Ia menegaskan bahwa pembenahan dan pelengkapan struktur organisasi telah menjadi prioritas utama manajemen sejak awal. Adanya struktur eksekutif dan pengawasan yang lengkap, jelasnya, adalah indikator fundamental bahwa operasional bank berada dalam koridor yang sehat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.






