Kisah Perjuangan Marciano, Siswa SD Asal NTT “Gunakan Kaus Kaki Arang” ke Sekolah

| Editor: Wanster Buu
Ayah Marciano sedang mengoles Arang Wajan pada kulit kaki Marciano, agar menyerupai Kaus Kaki.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Meski menghadapi keterbatasan tersebut, tekad Marciano untuk tetap pergi ke sekolah tidak sedikit pun luntur. Ia bersikeras ingin berangkat dan mematuhi aturan sekolah untuk mengenakan atribut yang lengkap, sama seperti teman-temannya yang lain.

Melihat keinginan kuat putranya dan kesedihan yang mulai terlihat di wajah anaknya, Yanto Tefi, ayah Marciano, berusaha mencari jalan keluar yang sederhana namun bermakna. Dari keterbatasan yang ada, muncul ide itu. Dalam video yang beredar, Yanto Tefi menyampaikan dirinya merupakan perangkat Desa yang walaupun memiliki gaji, namun saat itu ia benar-benar tidak memiliki uang untuk memenuhi permintaan Marciano. Kaus kaki dari arang wajan adalah ide dari Yanto Tefi, untuk dibuatkan konten agar Ia mendapatkan kepedulian dari orang yang berkecukupan dan bisa mendapatkan uang dari konten. Tindakan itu bukanlah upaya untuk menipu orang lain atau mencari perhatian, melainkan bentuk kasih sayang seorang ayah yang ingin memenuhi keinginan anaknya, sekaligus mendukung semangat Marciano yang begitu tinggi untuk menuntut ilmu dan bisa mendapatkan bantuan dari donatur melalui video yang dipostingnya pada 15 Maret 2026.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Pada awalnya, video yang merekam momen tersebut dibuat hanya sebagai kenang-kenangan keluarga, untuk mengabadikan momen sederhana yang penuh makna antara ayah dan anak. Yanto sama sekali tidak berniat untuk menyebarkannya secara luas atau menjadikannya bahan publikasi. Namun, tak disangka, saat video itu dibagikan, cerita sederhana ini segera menyita perhatian jutaan orang di seluruh Indonesia. Dalam waktu singkat, rekaman tersebut menjadi viral, dibagikan berkali-kali, dan menimbulkan beragam tanggapan dari masyarakat, mulai dari dukungan, rasa simpati yang mendalam, hingga komentar dan kritik yang datang dari berbagai pihak hingga mendapatkan atensi dari Nasional.

Pos terkait