Kisah Perjuangan Marciano, Siswa SD Asal NTT “Gunakan Kaus Kaki Arang” ke Sekolah

| Editor: Wanster Buu
Ayah Marciano sedang mengoles Arang Wajan pada kulit kaki Marciano, agar menyerupai Kaus Kaki.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Sikap dan pemikiran ini juga tumbuh dari didikan sang ayah, Yanto. Ia selalu menanamkan kepada anak-anaknya bahwa pendidikan adalah kunci dan harapan terbesar yang mereka miliki untuk mengubah nasib dan membangun masa depan yang lebih cerah. Meski hidup dalam keterbatasan, ia selalu berusaha memenuhi kebutuhan dasar anak-anaknya dan mendukung setiap langkah mereka untuk menuntut ilmu. Baginya, memberikan pendidikan yang layak adalah bentuk investasi terbaik yang bisa ia berikan sebagai orang tua, agar kelak anak-anaknya tidak harus mengalami kesulitan yang sama seperti yang ia rasakan saat ini, dan dapat hidup lebih mandiri dan sejahtera.

Viralnya kisah Marciano akhirnya membawa perubahan positif dan membuka perhatian banyak pihak, baik itu masyarakat umum, lembaga sosial, maupun instansi pendidikan. Sekolah tempat Marciano belajar juga turut serta memberikan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan. Pihak sekolah aktif membantu mengurus administrasi dan persyaratan agar Marciano dapat terdaftar dan menerima manfaat dari Program Indonesia Pintar (PIP), sebuah program bantuan pemerintah yang bertujuan untuk memastikan setiap anak Indonesia dapat mengakses pendidikan tanpa terhalang masalah ekonomi. Langkah ini menjadi bukti bahwa perhatian dan kepedulian bersama dapat menjadi solusi nyata bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk terus bersekolah.

Pos terkait