Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Jadikan Kitab Suci Teman Sehari-hari, Bukan Hanya di Dalam Gereja
Pater Sebast menyampaikan keprihatinan yang mendalam sekaligus menjadi pesan inti pembukaannya: masih banyak umat yang cenderung hanya membuka dan membaca Kitab Suci saat berada di tempat ibadah saja, sementara kebiasaan merenungkan firman Tuhan secara pribadi di dalam rumah masing-masing masih sangat minim dan belum tumbuh subur.
Karena itulah, momentum satu bulan penuh ini diharapkan menjadi titik balik bagi setiap jiwa mulai dari anak-anak, kaum remaja, orang muda, hingga para orang tua untuk mulai menjadikan firman Tuhan bukan sekadar bacaan biasa, melainkan pedoman hidup yang sungguh-sungguh diamalkan dalam keseharian. “Mari kita belajar mengunyah, merenungkan, dan meresapi isi Kitab Suci setiap hari, sehingga ajaran serta nilai-nilai di dalamnya benar-benar menjadi kompas rohani yang menuntun setiap langkah hidup kita,” ajaknya dengan lembut namun tegas.
Tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa” dan Tujuh Cabang Lomba Penuh Makna
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana BKSN tahun 2026 tingkat Paroki Santa Familia Sikumana, Ibu Ana Leto, menyampaikan laporan kesiapan seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun panitia dengan sepenuh hati. Ia menyampaikan bahwa tahun ini perayaan berjalan mengangkat tema nasional yang sama: “Yesus Guru yang Penuh Kuasa”. Tema ini diharapkan bukan sekadar menjadi judul semata, melainkan benar-benar menjadi jalan bagi seluruh umat untuk semakin mendalami iman serta semakin mengenal sosok Yesus Kristus sebagai Guru sejati yang penuh kuasa dan kasih.






