Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
“Membaca adalah jendela dunia, namun literasi saat ini makin luas maknanya, yaitu kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan informasi secara cerdas. Inilah bekal utama bagi anak-anak kita untuk mampu bersaing dan membawa perubahan yang baik bagi daerah dan bangsa,” ujar Mindriyati dalam sambutannya.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Kesejahteraan Rakyat, Henderina Sintiche Laiskodat, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTT terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen dan mendukung berbagai inisiatif, program, maupun kegiatan yang bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan budaya literasi di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.
Ia menilai bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan dan kecintaan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun dengan baik antara pemerintah, lembaga negara, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan harus terus dipelihara, diperkuat, dan diperluas jangkauannya. Hal ini dilakukan demi menciptakan generasi muda NTT yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam karakter, beretika, serta memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional.






