Wali Kota Kupang Lantik Lima Pejabat Administrator : Jabatan Bukan Simbol Kekuasaan

| Editor: Wanster Buu
Wali Kota Kupang dan Wali Kota Kupang (tengah) foto bersama lima pejabat Administrator di Aula Garuda, Kantor Wali Kota, Jum'at (5/6).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Pesan yang disampaikan Wali Kota ini sejalan dengan semangat dan visi utama yang terus dibangun serta diterapkan dalam pemerintahan Kota Kupang saat ini, yaitu prinsip “Memerintah adalah Melayani”. Dr. Christian menegaskan bahwa saat ini, pola pikir dan budaya kerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Kupang harus mengalami pergeseran besar dan mendasar, yaitu berubah dari kebiasaan berpikir dan bertindak sebagai pihak yang diperintah atau yang dilayani, menjadi pihak yang hadir untuk melayani dan memudahkan urusan masyarakat.

“Selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kota Kupang tidak lagi berperan sebagai pihak yang hanya memerintah atau mengatur, melainkan kita berperan sebagai mitra dan pelayan masyarakat. Prinsipnya sangat jelas: Memerintah adalah Melayani. Segala kebijakan, program, dan kegiatan yang kita susun dan jalankan harus berpusat pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Mengamalkan Nilai Pancasila dalam Tindakan Nyata

Bertepatan dengan momentum yang sangat dekat dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Kupang juga mengajak dan mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Kupang untuk menjadi teladan yang nyata dalam mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Pos terkait