Wagub Johni: Kepala Sekolah Harus Adaptif, Inovatif, dan Melayani

| Editor: Wanster Bu`u
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, berfoto bersama peserta Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahap I Tahun 2026 di Kupang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Selain adaptif dan inovatif, Johni menekankan pentingnya menerapkan konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani. Menurutnya, jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan kesempatan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

“Orientasi seorang pemimpin harus melayani dan memberi. Kalau orientasinya melayani, pekerjaan akan menjadi sesuatu yang menyenangkan karena kita hadir untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Kepala Sekolah Jadi Penggerak Transformasi Pendidikan

Johni mengatakan, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam membangun budaya sekolah yang positif. Peran tersebut diwujudkan melalui komunikasi yang efektif, keterbukaan terhadap masukan, dorongan terhadap inovasi, serta dukungan bagi guru dan peserta didik agar dapat berkembang sesuai potensinya.

Para peserta Diklat BCKS Tahap I Tahun 2026.

Ia berharap sekolah di NTT dapat menjadi lingkungan belajar yang mindful, joyful, and meaningful, yakni pembelajaran yang penuh kesadaran, menyenangkan, dan bermakna bagi seluruh warga sekolah.

Karena itu, para peserta diklat diminta tidak berhenti pada pemahaman teori. Pengetahuan dan pengalaman selama pelatihan harus diterapkan secara nyata ketika mereka dipercaya memimpin satuan pendidikan.

Pos terkait