Dinkes Kota Kupang Raih Penghargaan Kemenkes, Diakui Terbaik Kelola Layanan Kesehatan Tradisional 2026

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Dalam pedoman nasional yang diterbitkan Kementerian Kesehatan, kesehatan tradisional mencakup berbagai bentuk pengobatan, perawatan, pemeliharaan kesehatan, hingga upaya pencegahan penyakit yang memanfaatkan cara, ramuan, dan keterampilan yang bersumber dari pengalaman, kearifan lokal, serta pengetahuan yang diwariskan secara turun‑temurun.

Dalam praktiknya, pelayanan kesehatan tradisional dikelompokkan menjadi tiga kategori utama, yakni tradisional empiris, tradisional komplementer, dan tradisional integrasi. Pelayanan tradisional empiris merupakan pelayanan yang menggunakan metode, ramuan, dan keterampilan berdasarkan pengalaman serta pengetahuan turun‑temurun. Contohnya adalah pemanfaatan jamu dan pijat tradisional yang dilakukan oleh penyehat tradisional yang telah terdaftar sesuai ketentuan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Sementara itu, pelayanan tradisional komplementer menggunakan metode kesehatan tradisional yang memiliki dasar ilmiah untuk melengkapi pelayanan kesehatan konvensional. Sejumlah metode yang dikenal dalam kategori ini antara lain akupunktur, akupresur, hipnoterapi, dan aromaterapi.

Adapun pelayanan tradisional integrasi merupakan perpaduan pelayanan kesehatan konvensional dengan pelayanan kesehatan tradisional dalam satu fasilitas pelayanan kesehatan. Pendekatan ini memungkinkan kedua jenis pelayanan tersebut bersinergi dalam mendukung perawatan pasien sesuai indikasi dan standar pelayanan yang berlaku.

Pos terkait