Perkuat Kapasitas dan Daya Saing, Bank Indonesia dan Dispar NTT Gelar Bootcamp UMKM Pariwisata 2026

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Ia menambahkan bahwa pariwisata bukan sekadar tentang keindahan tempat yang dikunjungi, melainkan tentang pengalaman yang didapatkan wisatawan, kenyamanan selama berada di lokasi, serta kualitas interaksi yang terjalin dengan masyarakat setempat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan menjadi kunci utama agar wisatawan ingin kembali lagi dan merekomendasikan NTT sebagai tujuan wisata yang menarik bagi orang lain.

Dukungan Pemerintah dan Arah Pengembangan Pariwisata Berbasis Desa Wisata

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif dan sinergi yang dibangun antara Bank Indonesia, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, serta ASITA NTT. Kerja sama ini dinilai sangat strategis dan selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata yang tidak hanya mengandalkan kekayaan alam, tetapi juga berbasis pada penguatan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Saat ini, kebijakan pengembangan pariwisata di NTT diarahkan secara khusus untuk memperkuat keberadaan dan peran desa wisata sebagai etalase utama yang menampilkan kekayaan budaya, adat istiadat, kearifan lokal, serta keunikan kehidupan masyarakat daerah. Desa wisata diposisikan sebagai wajah pariwisata yang menyajikan pengalaman otentik bagi para pengunjung.

Pos terkait