Perkuat Kapasitas dan Daya Saing, Bank Indonesia dan Dispar NTT Gelar Bootcamp UMKM Pariwisata 2026

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Keberadaan desa wisata ini tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan dukungan yang kuat dari UMKM lokal yang bergerak di berbagai sektor usaha. Para pelaku usaha mikro dan kecil inilah yang berperan sebagai penyedia berbagai produk khas daerah, makanan dan minuman tradisional, kerajinan tangan, serta berbagai bentuk layanan jasa yang menjadi bagian dari paket kunjungan wisata. Produk dan layanan inilah yang memberikan nilai tambah, menjadikan kunjungan wisata menjadi lebih bermakna, serta menjadi sumber pendapatan utama bagi warga sekitar.

“Kami ingin agar setiap kunjungan wisatawan ke NTT memberikan dampak ekonomi yang nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat di desa-desa. Oleh karena itu, penguatan kemampuan pengelolaan usaha dan kualitas produk UMKM menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya kita membangun pariwisata yang maju dan berkeadilan,” ungkap perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT dalam kegiatan tersebut.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Peserta dan Materi Pelatihan yang Komprehensif dan Relevan

Kegiatan Bootcamp ini diikuti secara antusias oleh sebanyak 30 pelaku usaha yang merupakan perwakilan dari UMKM sektor pariwisata di wilayah NTT. Para peserta terdiri dari pengelola dan pelaku usaha yang berbasis di desa wisata, serta pelaku usaha pendukung yang bergerak di berbagai bidang yang erat kaitannya dengan kebutuhan pariwisata, antara lain usaha kuliner dan makanan khas, usaha kerajinan tangan atau kriya, serta usaha pengembangan dan penjualan kain wastra dan produk tekstil tradisional yang menjadi salah satu ikon budaya NTT.

Pos terkait