Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Selama dua hari pelatihan, para peserta mendapatkan materi yang disusun secara sistematis, komprehensif, dan sangat relevan dengan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha pariwisata saat ini. Materi disampaikan oleh para narasumber yang merupakan praktisi, akademisi, maupun pejabat berwenang yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya masing-masing.
Beberapa topik utama yang dibahas dan dipelajari dalam kegiatan ini meliputi:
– Penjelasan mendalam mengenai kebijakan, strategi, dan program pembangunan pariwisata yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi NTT.
– Teknik dan strategi pengembangan destinasi wisata serta cara melakukan promosi yang efektif, kreatif, dan tepat sasaran melalui berbagai saluran komunikasi, baik konvensional maupun digital.
– Konsep dan praktik pariwisata berwawasan lingkungan (Green Tourism) serta standar pelayanan perhotelan dan keramahtamahan yang berkualitas dan berkelanjutan.
– Metode penyusunan model bisnis yang efektif dan efisien melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC), yang membantu pelaku usaha memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan cara menciptakan nilai bagi pelanggan.
– Pelatihan keterampilan berbahasa Inggris khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan pariwisata, agar pelaku usaha mampu berkomunikasi dengan baik dan sopan kepada tamu asing.
– Informasi lengkap mengenai berbagai skema dan kemudahan akses pembiayaan yang tersedia bagi UMKM, termasuk program pendanaan yang difasilitasi oleh pemerintah maupun lembaga keuangan seperti Bank Indonesia dan perbankan umum.






