Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Charlie juga menekankan keterbukaan pihak manajemen terhadap segala bentuk masukan. “Kami sangat terbuka terhadap kritik, masukan, maupun hal-hal yang dirasa masih kurang dari Bank NTT. Jika memungkinkan, dengan senang hati akan kami penuhi,” tambahnya.
Selain membahas penguatan tata kelola perusahaan, Bank NTT juga terus berfokus pada pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Charlie Paulus meminta dukungan aktif dari pemerintah daerah di seluruh NTT untuk membantu menjaring pelaku usaha yang berpotensi.
“Bank NTT memiliki program khusus bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah melalui KUR. Karena itu kami berharap pemerintah daerah dapat membantu mengidentifikasi pelaku usaha yang bisa dibantu dan mendapatkan dukungan pembiayaan dari kami,” harapnya.
Kegiatan RUPS dilanjutkan pada 15 Mei 2026 bertempat di Hotel Mandiri Ende. Agenda utama yang dibahas meliputi rencana bisnis tahun 2026 dan transformasi kelembagaan Bank NTT. Rapat ini juga menitikberatkan pembahasan terkait penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kinerja, serta kelanjutan agenda strategis guna memperkuat layanan perbankan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.**





