Ditemui Seniman Sanggar Teater Satu Timor, Wakil Wali Kota Kupang Bahas Pengembangan Seni Budaya Lokal

| Editor: Wanster Buu
Wakil Walikota, Serena Francis (tengah) foto bersama Seniman Sanggar Teater Satu Timor usai audiens di ruang kerja Wakil Walikota Kupang, Rabu (29/04).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Menanggapi berbagai usulan dan gagasan yang disampaikan, Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh para seniman dalam mengembangkan dan melestarikan seni budaya daerah. Ia juga menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk memperkuat kerja sama dan kemitraan dengan seluruh komunitas seni yang ada di wilayah Kota Kupang.

Wakil Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang saat ini tengah menyiapkan sejumlah program strategis yang mendukung perkembangan sektor seni dan budaya. Salah satunya adalah program Sunset Cinema yang direncanakan akan diluncurkan pada tahun ini, yang diharapkan dapat menjadi ruang apresiasi bagi karya-karya film lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem perfilman yang lebih baik di daerah.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Selain itu, pemerintah juga sedang mengembangkan ruang kreatif di kawasan Taman TGP yang akan berfungsi sebagai pusat aktivitas seni, termasuk tempat pelaksanaan pertunjukan teater, musik, dan berbagai bentuk ekspresi seni lainnya. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi penguatan sektor ekonomi kreatif yang berbasis pada kekayaan budaya lokal.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa seluruh masukan, gagasan, dan usulan yang disampaikan oleh para seniman akan menjadi bahan pertimbangan yang sangat berharga dalam perumusan kebijakan dan program-program pemerintah di masa mendatang. Ia juga mengajak seluruh komunitas seni untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama dalam membangun Kota Kupang menjadi daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga memiliki karakter dan identitas yang kuat berbasis pada kekayaan budaya lokal.

Pos terkait