Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
1. Optimalisasi Posyandu untuk pencegahan stunting
2. Gerakan Beli NTT
3. Program Satu Desa Satu Produk (OVOP)
4. Pendampingan siswa menuju perguruan tinggi dan sekolah kedinasan
5. Peningkatan PAD melalui optimalisasi aset daerah
6. Penguatan tata kelola birokrasi
“Olahraga prestasi harus sejalan dengan misi kita memperluas pelayanan kesehatan yang inklusif. Para pelaku olahraga harus menjadi penggerak peningkatan kesehatan masyarakat,” ucapnya.
SEJARAH KONI DAN DUKUNGAN PENYELENGGARAAN PON
Sebelumnya, Ketua KONI NTT Josef Nae Soi menjelaskan bahwa KONI berakar dari Ikatan Sport Indonesia (ISI) yang didirikan pada 8 Oktober 1938 dan secara resmi berdiri pada 15 Oktober 1938. Ia mengapresiasi langkah Gubernur yang bertemu Presiden Prabowo untuk memastikan NTT dan NTB tetap menjadi tuan rumah PON 2028 dengan skema yang efektif dan efisien.
“Saya berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah memastikan kita tetap sanggup menjadi tuan rumah PON 2028 tanpa pemborosan anggaran,” jelasnya.
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman meminta agar KONI NTT fokus pada cabang olahraga Olimpiade. “Kualitas harus dijaga, terutama untuk cabor Olimpiade karena kita membawa nama negara. Semoga Musorprov ini memberi hasil terbaik bagi KONI NTT dan menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.**





