OJK dan Industri Perbankan Perkuat Komitmen Ekonomi Rendah Karbon, Luncurkan Kerja Sama Strategis dengan Inggris

| Editor: Wanster Buu
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan sambutan, Kamis, (26/02)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Jakarta, Suluh-Desa.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan nasional menguatkan komitmen mendukung transisi ekonomi rendah karbon melalui penguatan manajemen risiko iklim, peningkatan ketahanan sektor perbankan, serta perluasan kerja sama internasional di bidang pembiayaan berkelanjutan. Komitmen ini ditegaskan dalam penyelenggaraan The 2nd Indonesia Climate Banking Forum (ICBF) bertema “Climate Risk Management and Banking Resilience to Support Climate Finance Investment” yang digelar di Jakarta pada hari Kamis, 26 Februari 2026.

ICBF kedua ini merupakan kelanjutan dari forum perdana tahun 2024 yang telah meluncurkan Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) sebagai tonggak pengelolaan risiko perubahan iklim secara terstruktur di sektor perbankan.

Transformasi Sistem Keuangan Selaras dengan Iklim

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan bahwa transformasi sistem keuangan Indonesia menuju yang selaras dengan iklim merupakan bagian integral dari komitmen mendukung strategi pembangunan nasional. “Kami menyambut baik dukungan Pemerintah Britania Raya dalam mendorong pembentukan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat inovasi pembiayaan transisi dan memperdalam kemitraan strategis Indonesia-Britania Raya, sebagaimana ditegaskan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Pos terkait