Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Sementara itu, Adidoyo Prakoso menekankan bahwa laju inflasi NTT di awal tahun 2026 sebesar 1 persen dan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok. Ia menjelaskan strategi jangka pendek serta menengah-panjang sesuai tema kegiatan “Sinergi Memperkuat Ketahanan Pangan untuk Ekonomi NTT yang Tumbuh Kuat dan Berkelanjutan”, termasuk memperhatikan risiko inflasi pada Festive Season 2026, pemetaan komoditas pangan strategis seperti beras, daging ayam, telur, cabai, dan bawang merah, serta pengembangan local champion klaster pangan NTT. Beberapa instansi terkait seperti Bulog, BPS NTT, dan Pertamina juga menyampaikan pendapat dalam pertemuan tersebut.**





