Gubernur NTT Pimpin High Level Meeting TPID Jelang 5 Hari Besar Keagamaan 2026

| Editor: Wanster Buu
Gubernur NTT dan tim TPID usai kegiatan di hotel Harper, Senin, (09/02).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Kupang, Suluh-Desa – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTT menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek, Bulan Suci Ramadhan, Hari Suci Nyepi, Idul Fitri 1447 H, dan Paskah Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Senin (9/2/2026) ini mengusung tema “Sinergi Memperkuat Ketahanan Pangan untuk Ekonomi NTT yang Tumbuh Kuat dan Berkelanjutan.”

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Dalam arahannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa isu inflasi tidak hanya soal angka statistik, melainkan menyangkut langsung kehidupan masyarakat. Ia menekankan pentingnya stabilitas harga dan ketahanan pangan sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan data BPS NTT, pada Januari 2026 inflasi tahunan (year on year) NTT tercatat sebesar 3,34 persen. Ekonomi NTT pada Triwulan IV Tahun 2025 tumbuh 5,34 persen (yoy), ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Gubernur Melki Laka Lena menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus disertai pemerataan dan kualitas, dengan memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam HLM TPID tersebut, Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh pemangku kepentingan memberikan sejumlah rekomendasi strategis, baik jangka pendek maupun jangka menengah–panjang, untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan di daerah. Rekomendasi tersebut mencakup intensifikasi Gerakan Pasar Murah (GPM), pengawasan pasar, mitigasi risiko gagal panen, pengawasan distribusi, skema subsidi distribusi, dan himbauan belanja bijak kepada masyarakat.

Pos terkait