Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang, Suluh-Desa.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menyampaikan bahwa capaian pengendalian inflasi NTT tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,39% (yoy) menunjukkan stabilitas harga yang terjaga, seiring dengan pertumbuhan ekonomi NTT yang kuat sebesar 5,14% (yoy). Hal ini disampaikan dalam kegiatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Harper Hotel, Senin (09/02), di hadapan Gubernur, Ketua DPRD, dan seluruh tim TPID yang hadir.
Dukungan kebijakan dan anggaran pengendalian inflasi dari APBN di Provinsi NTT pada tahun 2026 mencapai Rp762,38 miliar, yang diarahkan untuk operasi pasar murah, sidak pasar, aktivasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD), serta penguatan kapasitas produsen lokal.
HLM TPID Provinsi NTT juga dirangkaikan dengan kegiatan capacity building yang diikuti lebih dari 40 anggota TPID kabupaten/kota se-NTT, dengan fokus pada peningkatan kualitas asesmen, perumusan program unggulan, dan evaluasi kinerja TPID.
Rekomendasi HLM TPID Provinsi NTT mencakup pengendalian inflasi jangka pendek melalui Gerakan Pasar Murah (GPM), intensifikasi sidak pasar, pengawasan pasokan, aktivasi KAD B2B, mitigasi risiko gagal panen, pengawasan bongkar muat dan distribusi, pelaksanaan subsidi distribusi, dan himbauan belanja bijak.





