Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang, Suluh-Desa.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPwBI NTT) menyelenggarakan kegiatan SASANDO DIA (Sante-Sante Duduk ba Omong deng Media) pada Senin (2/3) di Ruang Nembrala Lt. 3 KPwBI NTT. Kegiatan ini menjadi forum komunikasi kebijakan publik yang menghadirkan otoritas moneter, fiskal, sektor jasa keuangan, Pemerintah Daerah, serta insan pers sebagai mitra utama penyampaian informasi kepada masyarakat.
Hadir sebagai narasumber utama yaitu Kepala Perwakilan BI NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda NTT Selfi H. Nange, Kepala OJK Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata, dan Kepala DJPb NTT Adi Setiawan.
Ekonomi NTT Tumbuh Tertinggi Pascapandemi
Adidoyo Prakoso menyampaikan bahwa ekonomi NTT tahun 2025 tumbuh sebesar 5,14% (ctc), meningkat signifikan dari 3,87% (ctc) pada 2024. Pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi pascapandemi COVID-19 dan melampaui pertumbuhan nasional serta wilayah Balinusra. Stabilitas harga juga terjaga dengan inflasi sebesar 2,39% yang berada dalam kisaran sasaran nasional.
KPwBI NTT berkomitmen menjaga stabilitas rupiah, mengendalikan inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), memperluas digitalisasi pembayaran, serta mendorong UMKM dan ekonomi inklusif. Pada 2026, ekonomi NTT diproyeksikan tetap kuat, ditopang konsumsi rumah tangga, investasi, serta sektor pertanian dan perdagangan.





