Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com
+Gabung
Kupang, Suluh-Desa.com – Kinerja penjualan eceran di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Maret 2026 diprakirakan mengalami kontraksi secara tahunan (year-on-year/yoy). Hal ini tercermin dari perkembangan Indeks Penjualan Riil (IPR) yang turun menjadi -1,42% (yoy), dibandingkan posisi Februari 2026 yang masih tumbuh 14,14% (yoy).
Penurunan kinerja tahunan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya penjualan pada mayoritas kelompok barang, antara lain Kelompok Sandang; Barang Budaya dan Rekreasi; Barang Lainnya; Bahan Bakar Kendaraan Bermotor; Makanan, Minuman, dan Tembakau; Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya; serta Kendaraan.
Meningkat Secara Bulanan
Meski mengalami kontraksi secara tahunan, secara bulanan (month-to-month/mtm) kinerja penjualan eceran justru menunjukkan perbaikan. Pada Maret 2026, IPR tercatat meningkat sebesar 9,35% (mtm), membaik signifikan dibandingkan Februari yang terkontraksi -6,67% (mtm).
Peningkatan ini didorong oleh kenaikan permintaan pada sebagian besar kelompok barang, seiring dengan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat menjelang dan selama bulan Ramadan serta Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H. Tren ini juga sejalan dengan perkembangan IPR Nasional yang turun 2,4% (yoy) namun naik 9,3% (mtm).





