Rapat Dewan Komisioner OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Tekanan Inflasi Global

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Produk pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) yang disalurkan perbankan terus berkembang, dengan baki debet mencapai Rp29,3 triliun atau tumbuh 37,29 persen yoy, meskipun porsinya masih relatif kecil yaitu sekitar 0,34 persen dari total kredit. Jumlah rekening pengguna BNPL mencapai 31,76 juta rekening.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,39 persen yoy menjadi Rp10.077 triliun, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada jenis giro sebesar 16,99 persen. Tingkat likuiditas industri masih sangat memadai dengan rasio AL/NCD dan AL/DPK serta LCR yang jauh di atas ambang batas kehati-hatian. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) bruto sebesar 2,17 persen dan NPL neto sebesar 0,84 persen. Tingkat profitabilitas dan permodalan juga sangat kuat dengan rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 23,97 persen, memberikan penyangga risiko yang memadai bagi industri.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

Selain memantau kinerja keuangan, OJK juga meminta perbankan untuk memperketat pengawasan dan memblokir sekitar 33.836 rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas perjudian daring, berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital. Upaya ini diperluas dengan menutup rekening yang memiliki kesesuaian data identitas dengan pihak yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut.

Pos terkait