OJK Dorong Penguatan GRC Berintegritas Hadapi Tantangan Global

| Editor: Wanster Buu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Suluh-Desa.Com

+Gabung

Tantangan dan Risiko Masa Depan

Sophia mengingatkan bahwa sektor jasa keuangan ke depan akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Berdasarkan publikasi The Institute of Internal Auditors (IIA), sejumlah risiko utama yang harus diwaspadai meliputi cybersecurity, disrupsi digital termasuk artificial intelligence (AI), ketahanan bisnis, sumber daya manusia, perubahan iklim, hingga perubahan regulasi.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Iklan anda ingin di lihat ribuan orang?  Hubungi Kami!!!

“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan menghadapi tingkat ketidakpastian yang semakin tinggi sehingga peran fungsi GRC menjadi krusial dalam memastikan kepatuhan, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan ketahanan industri,” tambahnya.

Diskusi Transparansi BO/UBO dan Persiapan RGS 2026

Dalam sesi diskusi panel, peserta membahas tema “Transparansi Beneficial Ownership (BO/UBO) dan Implikasinya bagi Penguatan GRC”. Materi mencakup perkembangan kebijakan, pemanfaatan data BO/UBO dalam pengawasan berbasis risiko, serta peran intelijen keuangan.

Selain itu, forum juga memaparkan berbagai persiapan menuju RGS 2026, seperti program Spark Class, pengakuan Continuing Professional Education (CPE), penyediaan booth, hingga pengembangan konten edukasi melalui podcast yang disambut positif oleh perwakilan asosiasi.

Pos terkait